web counter POLISI TANGKAP PELAKU PUNGLI DI KAWASAN INDUSTRI TANGERANG – FamilyNet
Browse The Site

POLISI TANGKAP PELAKU PUNGLI DI KAWASAN INDUSTRI TANGERANG

POLISI TANGKAP PELAKU PUNGLI DI KAWASAN INDUSTRI TANGERANG

pungli-bisnis-jabar-com.jpg.cf

TANGERANG-Empat orang pelaku Pungutan Liar (Pungli) terhadap berbagai jenis angkutan yang melintas di kawasan Idustri kalisabi RT 03/RW 11, kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten dibekuk petugas Polres Metro Tangerang.

Mereka adalah Supriyadi,52, Gopur,30, Fahrozy,40 dan Jamaludin,41. Sedangkan satu orang lainnya Roni, yang merupakan pimpinan dari jaringan tersebut masih dalam pengejaran petugas.

Menurut Wakapolrestro Tangerang, Ajun Komisaris Besar, Erwin Kurniawan, kemarin, penangkapan terhadap empat orang tersebut berawal dari informasi warga yang merasa resah atas ulah mereka. Pasalnya setiap melintas di daerah itu harus membayar Rp 10 – 50 ribu.

Bila tidak bayar, maka kendaraan tersebut tidak bisa melintas karena di portal. ”Dalam menjalankan aksinya, mereka selalu memportal jalan itu. Dan baru akan membuka ketika kendaraan yang akan melintas memberikan sejumlah uang,” kata Wakapolres.

Untuk mobil pribadi, katanya, harus bayar Rp 10 ribu, mobil bok Rp 25 ribu dan truk Rp 50 ribu. Sehingga dalam waktu sehari mereka bisa mengumpulkan sekitar Rp 3 juta di wilayah industri tersebut.

Kegiatan ilegal yang sudah berjalan dua tahun itu, kata Wakapolres, mereka lakukan secara terorganisir. Selain dilengkapi dengan karcis, masing-masing anggotanya memiliki tugas. Ada yang mencatat kendaraan masuk, ada yang membuka portal, dan ada juga yang memungut uang.

Kemudian uang hasil dari Pungli, kata Wakapolres disetorkan kepada Roni. Dan dari Roni setiap bulan tiap anggota mendapat gaji Rp 1 juta. ” Mudah-mudahan dalam waktu dekat Roni bisa kami tangkap,”kata Wakapolres.

Lebih jauh Wapolres menjelaskan, Roni membuka praktek tersebut, karena ia mengklaim bagian tanah miliknya berada di lintasan jalan itu, sehingga ia memportal dan mewajibkan setiap kendaraan yang melintas membayarnya.

“Berdasarkan data yang kami peroleh, dulunya lahan itu memang sengketa. Namun setelah sampai di persidangan di tingkat Mahkamah Agung sudah diganti rugi. Tapi ia tetap mengklaim sebagian di jalan itu masih punyanya,’ kata Wakapolres.

Adapun barang bukti yang disita dari jaringan itu berupa, karcis masuk Poltak dan. Sejumlah uang hasil pungutan (cak)

Anda sedang membaca POLISI TANGKAP PELAKU PUNGLI DI KAWASAN INDUSTRI TANGERANG yang di kutip dari : wartakriminal.co.id
Kunjungi sumber : POLISI TANGKAP PELAKU PUNGLI DI KAWASAN INDUSTRI TANGERANG

adminHeadline
POLISI TANGKAP PELAKU PUNGLI DI KAWASAN INDUSTRI TANGERANG TANGERANG-Empat orang pelaku Pungutan Liar (Pungli) terhadap berbagai jenis angkutan yang melintas di kawasan Idustri kalisabi RT 03/RW 11, kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten dibekuk petugas Polres Metro Tangerang. Mereka adalah Supriyadi,52, Gopur,30, Fahrozy,40 dan Jamaludin,41. Sedangkan satu orang...
Info Seputar Teknologi

POLISI TANGKAP PELAKU PUNGLI DI KAWASAN INDUSTRI TANGERANG

POLISI TANGKAP PELAKU PUNGLI DI KAWASAN INDUSTRI TANGERANG

pungli-bisnis-jabar-com.jpg.cf

TANGERANG-Empat orang pelaku Pungutan Liar (Pungli) terhadap berbagai jenis angkutan yang melintas di kawasan Idustri kalisabi RT 03/RW 11, kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten dibekuk petugas Polres Metro Tangerang.

Mereka adalah Supriyadi,52, Gopur,30, Fahrozy,40 dan Jamaludin,41. Sedangkan satu orang lainnya Roni, yang merupakan pimpinan dari jaringan tersebut masih dalam pengejaran petugas.

Menurut Wakapolrestro Tangerang, Ajun Komisaris Besar, Erwin Kurniawan, kemarin, penangkapan terhadap empat orang tersebut berawal dari informasi warga yang merasa resah atas ulah mereka. Pasalnya setiap melintas di daerah itu harus membayar Rp 10 – 50 ribu.

Bila tidak bayar, maka kendaraan tersebut tidak bisa melintas karena di portal. ”Dalam menjalankan aksinya, mereka selalu memportal jalan itu. Dan baru akan membuka ketika kendaraan yang akan melintas memberikan sejumlah uang,” kata Wakapolres.

Untuk mobil pribadi, katanya, harus bayar Rp 10 ribu, mobil bok Rp 25 ribu dan truk Rp 50 ribu. Sehingga dalam waktu sehari mereka bisa mengumpulkan sekitar Rp 3 juta di wilayah industri tersebut.

Kegiatan ilegal yang sudah berjalan dua tahun itu, kata Wakapolres, mereka lakukan secara terorganisir. Selain dilengkapi dengan karcis, masing-masing anggotanya memiliki tugas. Ada yang mencatat kendaraan masuk, ada yang membuka portal, dan ada juga yang memungut uang.

Kemudian uang hasil dari Pungli, kata Wakapolres disetorkan kepada Roni. Dan dari Roni setiap bulan tiap anggota mendapat gaji Rp 1 juta. ” Mudah-mudahan dalam waktu dekat Roni bisa kami tangkap,”kata Wakapolres.

Lebih jauh Wapolres menjelaskan, Roni membuka praktek tersebut, karena ia mengklaim bagian tanah miliknya berada di lintasan jalan itu, sehingga ia memportal dan mewajibkan setiap kendaraan yang melintas membayarnya.

“Berdasarkan data yang kami peroleh, dulunya lahan itu memang sengketa. Namun setelah sampai di persidangan di tingkat Mahkamah Agung sudah diganti rugi. Tapi ia tetap mengklaim sebagian di jalan itu masih punyanya,’ kata Wakapolres.

Adapun barang bukti yang disita dari jaringan itu berupa, karcis masuk Poltak dan. Sejumlah uang hasil pungutan (cak)

Anda sedang membaca POLISI TANGKAP PELAKU PUNGLI DI KAWASAN INDUSTRI TANGERANG yang di kutip dari : wartakriminal.co.id
Kunjungi sumber : POLISI TANGKAP PELAKU PUNGLI DI KAWASAN INDUSTRI TANGERANG

adminHeadline
POLISI TANGKAP PELAKU PUNGLI DI KAWASAN INDUSTRI TANGERANG TANGERANG-Empat orang pelaku Pungutan Liar (Pungli) terhadap berbagai jenis angkutan yang melintas di kawasan Idustri kalisabi RT 03/RW 11, kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten dibekuk petugas Polres Metro Tangerang. Mereka adalah Supriyadi,52, Gopur,30, Fahrozy,40 dan Jamaludin,41. Sedangkan satu orang...
Info Seputar Teknologi