Pengadaan ATK RSUD Sawerigading Dipertanyakan

Palopo Libas News,-

Rumah Sakit Umun Daerah Saweregading Palopo kembali disorot. Dari pemberitaan tabloid Lintas Berita Sulawesi sebelumnya terkait dugaan bermasalah pembangunan gedung baru , kini pengadaaan Alat Tulis Kantor (ATK) menjadi sorotan beberapa media dan aktivist Lsm.

Dari informasi yang  dihimpun Media ini menyebutkan, pengadaan ATK yang disebut seperti Map dan Lampiran lembaran Rekam medik dari tahun sebelumnya hanya berkisar  Rp. 3.000 (Tiga Ribu Rupiah) per satu Map dan Lampiran lembaran rekam Medik berkisar Rp. 250.000 (Dua ratus lima puluh ribu rupiah) per satu blok nya

Namun, di Tahun 2016 lonjakan  harga  menjadi Rp. 11.000 (sebelas ribu rupia) per satu map dan lampiran lembaran rekam medik jadi Rp. 750.000 (Tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) per satu blok nya.

Terjadinya selisih  harga pengadaan Map dan Lampiran rekam medik di tahun 2016 yang nilainya jauh lebih besar dari tahun 2015 membuat sejumlah masyarakat dan Aktivist LSM bertanya-tanya.

  1. d Nasar, Direktur Utama RSUD Saweregading Palopo saat dikonfirmasi diruang kerjanya,mengatakan kalau harga tersebut sudah ketentuan dari Pemerinta Kota Palopo.

kami sudah sesuai dengan harga yang ditetapkan Pemerintah Kota Palopo”.

Saat awak media  mencoba meminta daftar harga yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota, dr Nasar, mengatakan tidak memiliki daftarnya.

Diruangan terpisah, Aifah Direktur Keuangan RSUD Saweregading Palopo lagi- lagi menyebutkan kalau mereka dari pihak Rumah sakit sudah diperiksa oleh Inspektorat Kota Palopo.

kami sudah diperiksa oleh Inspektorat Kota Palopo dan itu Aman-aman saja tidak ada larangan dan teguran tentang LPJ kami”

Menyikapi pernyataan dari kedua pejabat Rumah Sakit tersebut, Tim mendatangi Kantor Inspektorat Kota Palopo

Sarman, Sekretaris Inspektorat Kota Palopo saat ditemui diruang kerjanya mengatakan mereka dalam hal ini (Inspektorat, red).belum melakukan pemeriksaan terhadap instansi tersebut.

 “sampai hari ini kami belum melakukan pemeriksaan Laporan Pertanggung jawaban (LPJ) di RSUD Saweregading Palopo di tahun 201, dan biasa kami melakukan pemeriksaan dipertengahan tahun dan diakhir tahun”. jelasnya

Terkait informasi tersebut, dan menyikapi keterangan yang berbedah dari pihak RSUD saweregading Palopo, Saiful Ketua Dewan Presidium lembanga pemerhati dan pemberdayaan Indonesia (Lppm Indonesia) mengungkapkan Upaya oknum tertentu dalam meraup keuntungan berlebih dari pekerjaan, bahkan dengan posisi yang dimiliki seolah tidak pernah berhenti.

“Ini adalah salah satu upaya oknum tertentu dalam menutupi penggunaan anggaran yang pada akhirnya memberikan peluang untuk melakukan penyalahgunaan anggaran yang mereka kelola.” Ungkapnya.

Saiful menjelaskan, jika para penanggungjawab dan kuasa pengguna anggaran benar-benar ingin mengikuti prosedur, bukan hal yang sulit untuk memberikan informasi jika publik apalagi wartawan meminta untuk dijadikan salah satu sumber berita.

Dikatakannya lagi, menutupi informasi penggunaan anggaran yang disyaratkan untuk ditransparansikan justru telah melanggar berbagai peraturan perundang undangan.

“salah satu diantaranya yakni Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik, hingga berbagai regulasi yang mengatur tentang keterlibatan dan peran serta masyarakat dalam upaya pemberantasan tindak pidana Korupsi.” Terangnya.

Untuk itu dirinya meminta kepada kalangan awak media agar tidak segan-segan meminta informasi tentang penggunaan anggaran kepada penanggungjawabnya ditiap instansi.

“Negara sudah memberikan jaminan agar masyarakat dapat terlibat langsung dalam melakukan Pengawasan melalui berbagai perundang-undangan. Selain telah diatur dalam UU KIP, rujukan lainnya dapat dilihat pada PP 71 tentang Keterlibatan dan Peran serta Masyarakat dalam pemberantasan Tindak pidana Korupsi.” Jelas Saiful memaparkan. (Ishak/Andi)

Anda sedang membaca Pengadaan ATK RSUD Sawerigading Dipertanyakan yang di kutip dari : tindnews

adminHeadline
Pengadaan ATK RSUD Sawerigading Dipertanyakan Palopo Libas News,- Rumah Sakit Umun Daerah Saweregading Palopo kembali disorot. Dari pemberitaan tabloid Lintas Berita Sulawesi sebelumnya terkait dugaan bermasalah pembangunan gedung baru , kini pengadaaan Alat Tulis Kantor (ATK) menjadi sorotan beberapa media dan aktivist Lsm. Dari informasi yang  dihimpun Media ini menyebutkan, pengadaan ATK...
Info Seputar Teknologi