Pelayanan Puskesmas Kecamatan Lamasi Kab. Luwu Dikeluhkan

Luwu Libas news,-

Pelayanan rumah sakit maupun puskesmas harusnya bertindak secara profesional dalam menangani seorang pasien. Tidak melihat kasta antara si kaya dan si miskin, dan juga tidak melihat dia memegang polis asuransi ini dan itu.

Namun yang dialami Arianto (43) korban kecelakaan lalu lintas yang sekarat di larikan ke RS/Puskesmas tersebut sangat bertolak belakang dan mngeluhkan pealayan medis di Puskesmas Kec. Lamasi. Pasalnya, Bukannya langsung ditangani akan tetapi ia harus rela menunggu berjam-jam untuk bisa mendapatkan pelayanan medis.

Kepada awak media ini, TS teman yang mengantarkan korban ke Puskesmas Lamasi mengatakan kalau dirinya yang mngantar korban langsung, tapi di sana hanya di suru masuk lalu di abaikan bgtu saja oleh pelayanan medis, dengan alasan nanti ada keluarganya baru kita layani.

“ saya tiba di sana (puskesmas red) sekitar pukul 02.00 wita, tapi berjam-jam tidak di layani alasan perawat nanti di tunggu keluarganya, padahal korbang suda sekarat tidak sadarkan diri” Kata TS Teman Korban.

Di temui terpisah, ES keluarga Korban yang datang ke Puskesmas setelah mendapat kabar dari teman korban, mengaku kecewa melihat paman nya yang terbaring di bangsal berlumuran darah di kepala di biarkan begitu saja.

“saya sangat menyayangkan dan kecewa dengan pelayanan di puskemas tersebut. Pasalnya, pasien di biarkan begitu saja, tanpa di berikan pertolongan pertama, yang lebih parahnya lagi, saat kami meminta untuk di rujuk Ke Rumah Sakit di kota palopo perawat yang ada hanya memberikan selembar surat rujukan, saat kami meminta di antar oleh rekam medis, mereka hanya menghindar dengan berbagai alasan tidak jelas” ungkapnya dengan nada kecewa.

Mendengar hal ini, Rayu Muslimin Aktivis LSM Lppm Indonesia yang juga Pemimpin Redaksi Tabloid Lintas Berita Sulawesi (Libas News) angkat bicara.
“pemerintah dalam hal ini Kepala Dinas Kesehatan khususnya Bupati Luwu harus mengambil langkah-langkah yang tegas dan membrikan sanksi kepada seluruh oknum  pelayan masyarakat ( para Medis/ dokter) yang tidak melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan tupoksinya selaku Pelayan Kesehatan.”

Hal senada, Afiuddin Tim Investigasi LSM Lppm Indonesia menegaskan “Dan khusus untuk Puskesmas Kecamatan Lamasi saya akan terus memantau dan mengawal kinerja dari dokter dan perawat yang ada di sana, baik untuk pelayanan kepada masyarakatnya maupun dalam penggunaan alat kesehatan yang tersedia, dan jika didalam penggunaan nya tersebut ditemukan adanya penyimpangan maka saya tidak akan segan-segan melaporkannya kepihak yang berwajib” terang Afiuddin.(Andi)

Anda sedang membaca Pelayanan Puskesmas Kecamatan Lamasi Kab. Luwu Dikeluhkan yang di kutip dari : tindnews

adminHeadline
Pelayanan Puskesmas Kecamatan Lamasi Kab. Luwu Dikeluhkan Luwu Libas news,- Pelayanan rumah sakit maupun puskesmas harusnya bertindak secara profesional dalam menangani seorang pasien. Tidak melihat kasta antara si kaya dan si miskin, dan juga tidak melihat dia memegang polis asuransi ini dan itu. Namun yang dialami Arianto (43) korban kecelakaan lalu lintas...
Info Seputar Teknologi