Lagi Proyek Berkaki Nyamuk Warnai Luwu Timur

Luwu Timur LibasNews,-

Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam, pada setiap Blusukan ke Desa-desa selalu menghimbau kepada masyarakat, sebagai penerima asas manfaat untuk ikut terlibat mengawasi pekerjaan fisik proyek di tempatnya masing-masing, karena selama ini banyak warga yang menyaksikan proses pekerjaan proyek masih banyak yang tidak maksimal alias bekerja asal-asalan, namun warga tidak tahu mau melaporkan kemana dan rupanya himbauan Wakil Bupati ini hanya ibarat pribahasa “Anjing menggongong kafilah berlalu” karena terbukti masih ada juga kontraktor bekerja namun tidak memperhatikan Desain atau RAB yang sudah ada,  dan membuat masyarakat semakin gerah dengan hasil pekerjaan yang disodorkan di depan publik.

Salah satu proyek yang diduga bermasalah ditemukan awak Media di Desa Margomulyo, Kecamatan Tomoni Timur, di tengah pemukiman warga, proyek Dinas PU ini  sangat jelas mempertontonkan pekerjaannya yang banyak keganjilan, kendati sementara berjalan namun sudah nampak adanya pengurangan volume secara besar-besaran terutama ukuran ketebalan pada pondasinya sudah sangat jelas dari amatan awak media, ada pengurangan  antara 15cm sampai 20cm dari yang seharusnya 50cm pada gambar yang terpampang pada Direksi Keet, pada hal ketinggian pondasinya baru rata-rata 30cm dari permukaan tanah. Selain itu juga di lokasi tidak ditemukan keberadaan Papan Proyek yang seharusnya sudah ada terpampang sebelum pekerjaan proyek ini dimulai atau bersamaan dengan berjalannya pekerjaan ini dan itu berarti masyarakat sebagai penerima manfaat, sangat susah  memperoleh informasi terkait pekerjaan ini baik volume, anggaran, sumber dana maupun nama perusahaan pengelolanya.  selain itu tumpukan material  proyek ini yang menutupi saluran drainase pada pemukiman juga dikomplain warga setempat karena menyebabkan tersumbatnya air pada selokan ini dan meluap lalu menggenagi pekarangan warga setempat, seperti yang dikeluhkan wanita renta yang berstatus janda (KK) ini merasa terganggu akibat ulah rekanan proyek yang kurang memperdulikan kondisi warga, selain itu dapat merusak saluran drainase pada saat proses pembongkaran material akibat  benturan pada sisi drainase sehingga wanita (KK) ini turun di selokan mengangkat sendiri bebatuan yang tampak menimbun selokan depan rumahnya.  Menurut keteranganya sudah lima hari pekarangan rumahnya digenangi air, sampai sumurnya yang berada di belakang rumah airnya tidak layak lagi dikonsumsi karena telah tercemari, sekalipun hal ini sudah disampaikannya  pada pihak proyek ini namun tidak ditanggapi “ saya minta dibuka dulu batunya sata jam saja pak karena rumah saya sudah lima hari tergenag air waktu hujan” lirihnya sambil memohon.         

Saat dikonfirmasi di lokasi terkait pekerjaannya, Wanita sebagai kontraktor proyek ini mengatakan bahwa, “ silahkan saja pak temui Pak Komang di Dinas PU karena kebetulan dia Pimpronya” ketusnya. Wanita asal kota Palopo sebagai kontraktor proyek ini juga kelihatan sedikit  grogi saat dikonfirmasi awak media lalu dia malah menyebut-nyebut nama salah satu oknum  wartawan yang katanya berdomisili di Wotu,.. entah apa maksudnya ataukah memang oknum wartawan ini yang dijadikan tameng ketika ada pihak yang mempertayakan soal pekerjaannya. pada intinya kalau pekerjaan proyek seperti ini terus saja dibiarkan berlanjut  tanpa mendapat pengawasan ketat dari Dinas terkait, berarti pengelola proyek yang berasal dari luar daerah setempat ini tidak ikut mendukung  program Pemerintah untuk menjadikan Luwu Timur Terkemuka 2021 salah satu program Pemerintahan Husler-Irwan seperti yang  marak didengungkan saat ini sebaliknya malah diduga dapat berpotensi merugikan keuangan Negara. (Rsm/Mld)

Anda sedang membaca Lagi Proyek Berkaki Nyamuk Warnai Luwu Timur yang di kutip dari : tindnews

adminHeadline
Lagi Proyek Berkaki Nyamuk Warnai Luwu Timur Luwu Timur LibasNews,- Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam, pada setiap Blusukan ke Desa-desa selalu menghimbau kepada masyarakat, sebagai penerima asas manfaat untuk ikut terlibat mengawasi pekerjaan fisik proyek di tempatnya masing-masing, karena selama ini banyak warga yang menyaksikan proses pekerjaan proyek masih...
Info Seputar Teknologi