Bernilai Ekonomis, Warga Sanggau Ramai Menangkap Ikan Bauuk

SANGGAU – KPERS, Sepanjang tepian sungai kapuas dari muara Kantu Kelurahan Tanjung Sekayam sampai dengan Ilir Kota, Sanggau, Kalimantan Barat, dapat disaksikan pemandangan yang cukup unik. Kelihatan Saok-saok (Jaring tangkap, red) terangkat ke atas dari dasar sungai. Ya, itu adalah mereka para pencari ikan sungai sedang menangkap anak ikan yang ukurannya sebesar jari kelingking sampai sebesar jari telunjuk.

Menurut penuturan Subri, warga ilir kota Sanggau, memang di bulan-bulan ini (Maret) sehabis pasang besar  air pun mulai berangsur-angsur surut banyak. Nah, dari itu banyak sekali anak ikan dari berbagai jenis. Ikan ikan itu keluar dari anak sungai yang mulai surut.

Dikatakan Subri, pada musim banjir induk ikan biasanya melahirkan di dalam anak sungai yang dangkal, banyak sekali anak sungai sepanjang aliran sungai kapuas ini. “Namun, pada waktu surut ikan-ikan itu keluar membawa anaknya ke sungai kapuas,” jelasnya kepada Kalimantan Pers, Minggu (27/03).

“Pada saat itulah kami mulai menyaok ikan. Lu

Hasil tangkap berbagai jenis ikan kecil disebutnya ikan Bauuk dalam bahasa Melayu Sanggau, Kalimantan Barat.

Hasil tangkap berbagai jenis ikan kecil disebutnya ikan Bauuk dalam bahasa Melayu Sanggau, Kalimantan Barat.

mayan bang. Kalau lagi rezeki kita bisa mendapatkan 10 sampai 20 Kaleng susu ukuran 375 gram anak ikan ikan itu,” katanya senang.

Sementara, anak-anak ikan dari berbagai jenis tersebut dinamakan ikan Bauuk. “Ada kanik, ikan ulang uli, ikan bantak, jelawat, kujam, tengadak, seluang, dan bermacam-macam lagi anak ikan,” cerita Subri.

Untuk harga, lanjutnya, satu kaleng susu dihargai Rp. 10.000,- per kalengnya. “Kalau lagi mujur  satu hari dari pagi sampai siang bisa mengantongi seratus sampai dua ratus ribu. Lumayan bisa menambah penghasilan dan juga menambah lauk dirumah,” selorohnya.

Lebih jauh dikatakannya, saok yang terbuat dari kain kasa yang diikat dengan penyangga bambu kanan kirinya ini sekali angkat bisa mendapatkan anak ikan setengah sampai 1 ons. “Ada ikan yang kita ambil untuk dipelihara yaitu ikan ulang uli. Ikan ini bagus sekali digunakan sebagai ikan hias,” ungkapnya.

Pada musim ikan bauk ini, banyak sekali yang menyaok mulai dari ibu-ibu, bapak-bapak sampai anak-anak yang berlomba-lomba menyaok ikan bauk. “Ya ini juga merupakan bagian dari tradisi dan budaya masyarakat yang terus kita jaga dan dapat menjadi daya tarik wisata dan merupakan bagian dari gerakan konsumsi ikan menambah protein dan gizi keluarga,” pungkasnya. (aas)

Anda sedang membaca Bernilai Ekonomis, Warga Sanggau Ramai Menangkap Ikan Bauuk yang di kutip dari : kalimantanpers
Kunjungi sumber : Bernilai Ekonomis, Warga Sanggau Ramai Menangkap Ikan Bauuk

adminHeadline
Bernilai Ekonomis, Warga Sanggau Ramai Menangkap Ikan Bauuk SANGGAU – KPERS, Sepanjang tepian sungai kapuas dari muara Kantu Kelurahan Tanjung Sekayam sampai dengan Ilir Kota, Sanggau, Kalimantan Barat, dapat disaksikan pemandangan yang cukup unik. Kelihatan Saok-saok (Jaring tangkap, red) terangkat ke atas dari dasar sungai. Ya, itu adalah mereka para...
Info Seputar Teknologi